DOA

19 Oktober 2010
Bacaan : Kisah Para Rasul 4 : 23-31
“TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya”
Amsal 15 : 29

Tuhan yang penuh dengan cinta berjanji di sepanjang Alkitab untuk menjadi Bapa dan Pemelihara kita yang setia, masih meminta kita untuk berdoa setiap hari. Doa adalah hal terbaik yang bisa Anda berikan bagi Tuhan. “Doa adalah segalanya”, tulis Oswald Chambers. Apa pun yang terjadi di dunia ini, bagi Tuhan doa selalu berada di tengah-tengahnya.

Hal yang sama berlaku dalam kitab Kisah Para Rasul, kitab ini menjadi semacam buku pedoman tentang doa. Bagian mana pun Anda membukanya, Anda akan menemukan para murid sedang berdoa, dan hasilnya, berbagai hal luar biasa terjadi. Doa memicu tindakan Tuhan. Jawaban Tuhan sangat cepat dan mengagumkan: “Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua dipenuhi oleh Roh Kudus” (Ay.31). Para rasul menjadikan doa sebagai prioritas utama (Kis.6:4). Gereja berdoa ketika ada pemilihan diaken dan penatua dan ketika ada misionaris yang akan diutus (13:3). Kita juga membaca tentang mereka yang berdoa ketika Petrus dijebloskan ke penjara (12:5,12). Oswald Chambers berkata, ”Sisi baik dari Doa adalah bahwa hal itu membawa kita pada pengenalan akan Tuhan.” Oswald juga mengingatkan kita, ”Satu-satunya tempat berteduh adalah di dalam Tuhan, dan satu-satunya cara untuk sampai kepada Tuhan adalah melalui doa.”

Bukankah sekarang waktunya kita mengenal Tuhan secara lebih dalam, dan lebih banyak lagi menimba kekuatan-Nya? Dan cara agar hal ini terjadi adalah melalui lebih banyak doa. Saat menghadapi tantangan, berdoalah. Saat berkat melimpah, berdoalah. Tuhan mendengar doa-doa Anda karena Tuhan itu hanya sejauh doa.

Doa adalah usaha untuk mendapatkan Tuhan sendiri Sang Pencipta Kehidupan. (Sundar Singh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar