30 Oktober 2010
Bacaan : Galatia 1 : 1-20
"Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Tuhan? adakah kucoba berkenan kepada manusia? sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepaad manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus."
Galatia 1:10
"Menyenangkan Tuhan atau menyenangkan manusia?" Pertanyaan ini kadang muncul di pikiran saat kita diperhadapkan pada sebuah situasi harus mengambil keputusan. Karena kadang-kadang, kita tidak bisa menyenangkan manusia sekaligus menyenangkan Tuhan. Misalnya, pimpinan meminta kita berbohong saat dia tidak mau menerima telepon istrinya. Apa yang kita perbuat? Jika patuh padanya dan berbohong maka kita akan menyukakan hatinya namun tidak menyukakan Tuhan.
Petrus dan Yohanes juga pernah mengalami situasi harus mengambil keputusan apakah mereka akan mentaati kehendak Tuhan atau melakukan apa yang benar di mata manusia. Dalam Kisah Para Rasul 4:19-20, dikatakan “Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Tuhan: taat kepada kamu atau taat kepada Tuhan. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.” Mereka memutuskan untuk tetap menyuarakan kebenaran.
Ketaatan dan kerendahan hati untuk menyenangkan hati Tuhan, merupakan tolok ukur dari kasih kita kepadaNya. Oleh karena itu, jika saat ini kita akan mengambil keputusan, maka kita harus memutuskan untuk menyenangkan hati Tuhan meskipun risikonya kita tidak disukai manusia. Kita harus ingat firmanNya yang berkata: “Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia.” (Amsal 16:7). Tidak ada hatiyang terlalu keras untuk dilembutkan olehNya. Jadi kalau kita berkenan di hadapan Tuhan, maka Tuhan mempunyai kuasa untuk mengubah hati orang lain agar memahami keputusan kita.
Bagi orang-orang yang menyerahkan dirinya kepada Tuhan dan dengan tekun mencari kehendakNya, apapun yang Tuhan berikan akan menjadi yang terbaik. (Meister Eckhart)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar