14 Oktober 2010
Bacaan : Bilangan 14 : 5-10
“TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, ….
dan aku menunggu-nunggu.”
Mazmur 5:4
Dua orang hamba Tuhan bertemu di sebuah bandara, dan terlibat percakapan seru, di tengah obrolan, hamba Tuhan A, yang baru merintis gereja bertanya pada hamba Tuhan B yang telah memiliki beberapa gereja: “Pak, apa rahasianya dalam mengikut Tuhan yang membuat Bapak semakin naik, bukan semakin turun?” Lalu hamba Tuhan B menjawab, “Saat saya mau masuk hadirat Tuhan, saat saya hendak berbicara denganNya, saya selalu bersujud dan menyembahNya dan menikmati kebersamaan dengan Tuhan.”
Tentang pentingnya bersujud dan menyembah Tuhan, Alkitab menuliskan kisah ketika kesepuluh pengintai bercerita hal yang buruk tentang tanah Kanaan, bangsa Israel bersungut-sungut bahkan hendak melempari Musa dan Harun dengan batu. Saat itu sujudlah mereka berdua dan kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN di kemah pertemuan kepada semua orang Israel dan hendak memusnahkan bangsa Israel. Seandainya saat itu Musa tidak sujud dan membela bangsa Israel, pastilah mereka sdah musnah.
Di antara kita mungkin ada yang pernah mengalami hal yang sama seperti yang dialami Musa, merasa sendiri di tengah keramaian, merasakan hati sedih dan tidak dimengerti oleh orang lain, dengan kata lain hanya ada Anda dan TUHAN saja. Jika saat ini Anda mengalami hal yang demikian, maka ini saatnya yntuk mengambil waktu dan bersujud di hadapan Tuhan. Semua beban dan masalah yang belum selesai, yang membuat Anda tidak bisa menikmati setiap berkat yang Tuhan berikan, serahkanlah seluruhnya dan percayalah kepadaNya. Kaki yang diawali dengan berlutut untuk berdoa pada pagi hari, akan menjadi kaki yang kuat dan tidak akan mudah tersandung untuk berjalan sepanjang hari ini. Amin.
Doa seharusnya menjadi kunci pembuka hari dan kunci penutup hari di malam hari. (Thomas Fuller)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar