Kembali pada Panggilan Kita


25 Oktober 2010
Bacaan : 1 Petrus 2 : 9-10
”Tetapi kamulah bangsa yang terpillih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Tuhan sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib.”
1 Petrus 2 : 9

Sebagai orang percaya kita mempunyai tanggung jawab yang besar karena kita adalah orang yang terpilih. Sebagai orang yang terpilih, kita dituntut supaya kita berbeda dengan orang lain. Perbedaan itu terletak dalam fakta bahwa hidupnya didedikasikan pada kehendak Tuhan dan pelayanan karena ia adalah milik Tuhan. Kita dipilih bukan untuk melakukan apa yang kita inginkan tetapi untuk melakukan apa yang Tuhan inginkan. Sebutan bangsa yang terpilih dulu hanya diberikan kepada bangsa Israel, namun sekarang sebutan tersebut diberikan kepada gereja Tuhan dan kita semua adalah bangsa yang terpilih.

Sebagai umat pilihan dan tebusan Tuhan, kita mempunyai tugas untuk melakukan pekerjaan baik yang dipersiapkan Tuhan yaitu untuk memberitakan perbuatan-perbuatanNya yang besar (Ef 2:10). Berita tentang perbuatan Tuhan yang besar (keselamatan, kesembuhan, kemakmuran, dll) adalah kabar baik bagi semua orang. Kita harus memberitakan bagaimana Tuhan bekerja pada masa lampau maupun sekarang melalui kesaksian hidup kita.

Karena kita sudah mengetahui status kita yang tinggi yaitu sebagai anggota Kerajaan Tuhan, jadi kita harus benar-benar menjaga perilaku dan perkataan kita. Anggota kerajaan dunia saja, misalkan keluarga kerajaan Inggris, pasti tidak akan bersikap seperti rakyat biasa. Mereka berbicara dengan santun, makan dengan aturan bangsawan, dan mereka hidup dengan banyak sekali aturan. Sebagai anggota kerajaan Tuhan, hidup kita harus mengikuti peraturan yaitu firman Tuhan. Inilah yang membedakan kita sebagai anak kerajaanNya. Selain itu supaya kita bisa menjadi saksiNya yang hidup, kita harus mengerjakan apa yang menjadi panggilan kita.

Yesus memanggil kita bukan hanya untuk datang kepada Dia, tetapi untuk pergi bagi Dia. (Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar