26 Oktober 2010
Bacaan : Ibrani 12:5-9
”Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.”
Ibrani 12:8
Seorang pria duduk dan mengamati sebuah kepompong yang mulai berlubang kecil. Calon kupu-kupu di dalamnya tampak berjuang keras berjam-jam untuk mendorong tubuhnya keluar melalui celah kecil. Sepertinya usaha tersebut sia-sia, tidak ada perkembangan yang berarti. Kemudian pria tersebut memutuskan untuk membantu si kupu-kupu. Ia mengambil gunting dan membuka kepompong, sehingga kupu-kupu itu keluar dengan sangat mudah. Namun, apa yang terjadi? Kupu-kupu itu memiliki tubuh yang tidak sempurna, sayap yang tidak terbuka dan kupu-kupu itu harus merayap seumur hidupnya dengan tubuh yang lemah. Pria itu tak mengerti bahwa saat seekkor calon kupu-kupu berjuang keluar dari kepompong, ia akan mengeluarkan seluruh cairan dari tubuhnya yang membuat sayapnya berkembang dan siap terbang begitu keluar dari kepompong.
Setiap orang yang mendapatkan kesuksesan melewati suatu proses akan memiliki kepribadian yang teruji. Tentu kepribadiannya berbeda ”orang kaya baru”. Yang kesuksesannya diperoleh dengan cara mudah. Orang yng diproses dan dibentuk Tuhan melalui keadaan, situasi, dan oran-orang di sekeliling akan mengeluarkan karakter unggul yang membuatnya layak menyandang semua keberhasilan dan kesuksesan. Pada saat orang tersebut berhasil, ia tahu bagaimana harus bermpati pada orang lain, bagaimana harus menyelesaikan sebuah masalah dengana bijak tanpa menyalahkan orang lain. Bahkan ia sadar bahwa tangan Tuhanlah yang menjadi alasan utama keberhasilannya.
Hargailah setiap proses kehidupan Anda, entahitu dalam hal keuangan, kesehatan, keluargaa, pasangan hidup, atau apapun juga. Jalanilah dengan Tuhan, kuatkan dan teguhkanlah hati sebab Tuhan berjalan bersama Anda.
Siapakah yang mengharapkan banyak rintangan dan kesulitan? Tuhan memimpin kita untuk bertahan dalam semua kesulitan, bukan untuk mencintainya. (Agustinus dari Hippo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar