12 Oktober 2010
Bacaan : Raja-raja 8 : 27-34
”Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau...”
Yeremia 33:3
Sebuah surat kabar memberitakan kisah seorang anak yang masih hidup setelah lima hari ”terbenam” di rawa yang penuh buaya di Florida, Amerika Serikat. Nadia Bloom, gadis berusia 11 tahun ini ditemukan dalam keadaan menderita gigitan nyamuk, dehidrasi, serta sangat lapar, tetapi selebihnya baik-baik saja. Kepala Polisi setempat yang memberikan pernyataan kepada media juga menambahkan ”Sebelumnya saya tidak pernah percaya pada mujizat, sekarang saya percaya.”
Saat ditemukan, Nadia terbenam hingga pinggang. Kepada tim penolong Nadia berkata, ”Saya senang kalian bisa menemukan saya. Saya tidak percaya kalian bisa menyelamatkan saya.” Saat diwawancarai, ayah Nadia mengatakan, ”Kami dilimpahi kasih semua orang. Saya percaya semua orang yang mendengar berita ini turut berdoa. ”Nadia ditemukan oleh King, seorang anggota gereja di Florida, tempat keluarga Bloom juga berjemaat. Kepada wartawan, King berkata, ”Tuhan telah mengarahkan saya langsung ke tampat Nadia berada, Tuhan menjawab doa-doa kami.”
Doa memang tidak menyediakan jawaban tepat di depan mata kita, tapi doa memampukan kita menemukan jawaban untuk setuap persoalan kita. Bila saat ini Anda hampir putus asa dan mengalami kejenuhan karena doa yang tiada terjawab, maka ’tetaplah berdoa’. Justru dalam keadaan, situasi, waktu dan tempat, yang membuat Anda sulit untuk berdoa, Anda HARUS tetap berdoa. Karena doa adalah komunikasi dua arah maka harus ada kesehatian antara Anda dan Tuhan. Satu hal yang perlu Anda sadari tentang doa, bahwa jawaban doa adalah mutlak terserah Tuhan. Saat Anda berdoa, bersiaplah untuk menerima jawaban dari Tuhan: ya, tidak atau tunggu.
Prayer is simply a two-way conversation between you and God. (Billy Graham)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar