Melayani Dengan Benar

21 Oktober 2010 
Bacaan : I Raja-Raja 19 : 9-15

”Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.”
Roma 12:11

Rutinitas dalam dunia rohani seringkali menjebak kita dalam zona kemapanan, membuat kita merasa nyaman dan pada akhirnya membuat kehidupan rohani kita menjadi biasa-biasa saja. Seringkali kita merasa bahwa saat kita sudah melayani, mengambil bagian dalam pekerjaan Tuhan akan membuat kita semakin rohani dengan sendirinya. Padahal yang terpenting dalam kehidupan kita bukanlah pelayanan yang kita lakukan, memang hal itu penting tapi bukan yang terpenting, karena percuma kita melayani jika kita melakukannya karena sebuah keharusan dan hati kita kosong.

Sebuah pelayanan atau pun setiap tindakan yang kita lakukan dalam kehidupan ini harus berdasarkan kehidupan yang bernafaskan Tuhan. Kita harus mengutamakan waktu-waktu yang berkualitas bersama Tuhan kita, agar api yang ada di dalam kita tetap menyala dan berkobar. Kita belajar dari Elia, yang melakukan hal yang luar biasa dengan membuktikan Tuhan yang sesungguhnya di hadapan para nabi Baal dan juga membunuh nabi Baal. Namun sesaat kemudian ia menjadi orang pelarian karena takut oleh ancaman Izebel. Elia mendapatkan kekuatannya kembali saat dia menyendiri jauh dari keramaian dan Tuhan hadir memberikan kekuatan, memberikan perintah sehingga selanjutnya Elia berangkat dan melaksanakan semua perintah Tuhan.

Bersama Tuhan, kekuatan itu ada, menyertai setiap alngkah dan setiap hal yang kita lakukan, sehingga bukan hanya sekedar rutinitas kosong yang tidak berdampak. Ingatlah, ”bukan orang yang berseru-seru Tuhan-tuhan yang akan masuk kerajaan surga, namun orang yang melakukan kehendakNya.” Karena itulah kita harus menjagai hubungan pribadi kita dengan Tuhan dan biarlah Roh yang menguasai kita, bukan kehendak hati kita lagi.

If we give God service it must be because He gives us grace. We work for Him because He works in us. (CH. Spurgeon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar